Sabtu, 04 Juli 2009

Pergi...

Kurengkuh lembarang ini pada ketidaknampakan arti kedekatan kita selama ini,sendiri dalam temaram waktu yg tak tau kpn brsemi...
Sanggupkah trlewati hari kita pada satu titik utk cerita yg lain.
Kini ruang yg trselimut pd kekerasan menyapa qt pd ujung utk menggapai keinginan yg blm trwujud.mengantarkan kita pd sebuag perpisahan yg tak tau kpn kmbli.
Inilah crta klasik dari perjalanan qt yg brliku,yg kadang trjal dalam menapaki langkah,yg kadang sembab dalam menuangi air mata,yg kdang brsuka cita dlm meraih mimpi.
Inilah kenyataan dr peradaban yg slma ini qt takuti trcipta sbgai simbol dr keangkuhan kurun waktu.
Kukembalikan pda rasa dan hati untk kasih ini,kuberikan kepercayaan pd nurani dr elegy embun pagi utk ciptamu padaku.kukembalikan pd pijar dr temaramnya ruang untuk karyamu padaku.
Satu waktu kau telah brjanji utk yakinkanq tentg sebuah keinginan utk tak memiliki kasih yg lain,satu masa kau telah tentukan keinginanmu pd semesta alam jiwamu untk tak menoleh pada cipta yang lain.mungkinkah itu,semoga!!
Nyanyian hati dr perasaanmu utkq akankah seperti senandung lirih yg menterjemahkan tulusnya cintamu padaq?
Rengkuhan kasih dr gelora jiwamu utkq akankah seperti titian langkah para musafir?katakan padaq kasih seperti ciptaku berjelaga sepe dlm merindumu...
Sayang ku kembalikan kebebasanmu yg selama ini terengkuh oleh keegoisan dr karyaq.
Kukembalikan perasaan tulusmu yg slama ini tak bs kau trjemahkan dlm menyayangiku.
Kukembalikan kepercayaanmu untk menyandarkan keinginan dr hatimu pada wktu yg telah kembali.
Kukembalikan segala hasrat yg trsembunyi dari keangkuhan jiwaq padamu seutuhnya tak trsisa!!
Karena aku tau kau tersiksa,trhina,kau trpuruk,kau pekat,kau penat,kau trobsesi dari keterikatan keberadaanku!!
Maafkan aku yg tak pernah bisa buatmu bhagia,maafkan aku yg tak pernah brikan keindahan dr cintamu,maafkan aku yg selalu,terlalu menuntut dr kebersamaan ini.
Maafkan aku tentang kekecewaanmu,maafkan aku tentang kejenuhanmu,maafkan aku tentang kepekatanmu selama ini yg tak pernah bisa kau ucapkan pdku.maafkan aku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar